Alice Norin Dan Kekasihnya Di Periksa Polisi Terkait Kasus Pengeroyokan Oleh DJ Riri - Alice Norin bersama kekasihnya Alvin akan menjalani pemeriksaan lanjutan kasus pengeroyokan yang diduga dilakukan DJ Riri. Rencananya, kedua orang itu dimintai keterangan sebagai saksi di Mapolrestabes Bandung pada Rabu (2/3/2011).
Baca juga Dj Riri (Kasus Selebritis Indonesia) Kekasih Alice Norin DJ Alvin
Selasa, 01 Maret 2011
Alice Norin Dan Kekasihnya Di Periksa Polisi Terkait Kasus Pengeroyokan Oleh DJ Riri
Alice Norin Dan Kekasihnya Di Periksa Polisi Terkait Kasus Pengeroyokan Oleh DJ Riri - Alice Norin bersama kekasihnya Alvin akan menjalani pemeriksaan lanjutan kasus pengeroyokan yang diduga dilakukan DJ Riri. Rencananya, kedua orang itu dimintai keterangan sebagai saksi di Mapolrestabes Bandung pada Rabu (2/3/2011).
Baca juga Dj Riri (Kasus Selebritis Indonesia) Kekasih Alice Norin DJ Alvin
Baca juga Dj Riri (Kasus Selebritis Indonesia) Kekasih Alice Norin DJ Alvin
Bra Ini Terbuka Dengan Hanya Menepuk Tangan
Bra Ini Terbuka Dengan Hanya Menepuk Tangan - Berita Harian, Sampai saat ini, masih banyak wanita yang mengaku jika dirinya mengalami kesulitan saat memasang atau melepas kaitan bra. Menanggapi hal tersebut, seorang insinyur asal Amerika Serikat, Randy Sarafan berhasil menemukan teknologi baru yang sangat praktis penggunaannya. Ia menciptakan gesper pengait bra yang dapat mengunci dan terbuka tanpa menyentuhnya. Teknologi yang dinamakan dengan clap-off bra itu, dapat mengunci dan membuka secara otomatis dengan hanya membutuhkan dua tepukan tangan yang dilakukan oleh pemakainya. Canggih bukan?
Seperti dikutip dari Idiva, sang pencipta menggunakan teknologi elektromagnetik untuk pengait bra inovatif ini. Randy mengatakan, bra itu itu terinspirasi dari lingerie elektronik asal Suriah. Ia tertantang mencipta pakaian dalam unik setelah melihat celana dalam musik di negara tersebut. "Sejak saat itu, menjadi misi saya untuk mencipta teknologi lingerie maju di Barat," katanya.
Terlepas dari misinya mempermudah pemakaian, Randy juga berharap pakaian dalam ini berperan meningkatkan kualitas hubungan intim pasangan berumah tangga. "Ini bisa memudahkan pasangan untuk meningkatkan keintiman tanpa harus repot membuka bra saat berhubungan."
Seperti dikutip dari Idiva, sang pencipta menggunakan teknologi elektromagnetik untuk pengait bra inovatif ini. Randy mengatakan, bra itu itu terinspirasi dari lingerie elektronik asal Suriah. Ia tertantang mencipta pakaian dalam unik setelah melihat celana dalam musik di negara tersebut. "Sejak saat itu, menjadi misi saya untuk mencipta teknologi lingerie maju di Barat," katanya.
Terlepas dari misinya mempermudah pemakaian, Randy juga berharap pakaian dalam ini berperan meningkatkan kualitas hubungan intim pasangan berumah tangga. "Ini bisa memudahkan pasangan untuk meningkatkan keintiman tanpa harus repot membuka bra saat berhubungan."
Bra Ini Terbuka Dengan Hanya Menepuk Tangan
Bra Ini Terbuka Dengan Hanya Menepuk Tangan - Berita Harian, Sampai saat ini, masih banyak wanita yang mengaku jika dirinya mengalami kesulitan saat memasang atau melepas kaitan bra. Menanggapi hal tersebut, seorang insinyur asal Amerika Serikat, Randy Sarafan berhasil menemukan teknologi baru yang sangat praktis penggunaannya. Ia menciptakan gesper pengait bra yang dapat mengunci dan terbuka tanpa menyentuhnya. Teknologi yang dinamakan dengan clap-off bra itu, dapat mengunci dan membuka secara otomatis dengan hanya membutuhkan dua tepukan tangan yang dilakukan oleh pemakainya. Canggih bukan?
Seperti dikutip dari Idiva, sang pencipta menggunakan teknologi elektromagnetik untuk pengait bra inovatif ini. Randy mengatakan, bra itu itu terinspirasi dari lingerie elektronik asal Suriah. Ia tertantang mencipta pakaian dalam unik setelah melihat celana dalam musik di negara tersebut. "Sejak saat itu, menjadi misi saya untuk mencipta teknologi lingerie maju di Barat," katanya.
Terlepas dari misinya mempermudah pemakaian, Randy juga berharap pakaian dalam ini berperan meningkatkan kualitas hubungan intim pasangan berumah tangga. "Ini bisa memudahkan pasangan untuk meningkatkan keintiman tanpa harus repot membuka bra saat berhubungan."
Seperti dikutip dari Idiva, sang pencipta menggunakan teknologi elektromagnetik untuk pengait bra inovatif ini. Randy mengatakan, bra itu itu terinspirasi dari lingerie elektronik asal Suriah. Ia tertantang mencipta pakaian dalam unik setelah melihat celana dalam musik di negara tersebut. "Sejak saat itu, menjadi misi saya untuk mencipta teknologi lingerie maju di Barat," katanya.
Terlepas dari misinya mempermudah pemakaian, Randy juga berharap pakaian dalam ini berperan meningkatkan kualitas hubungan intim pasangan berumah tangga. "Ini bisa memudahkan pasangan untuk meningkatkan keintiman tanpa harus repot membuka bra saat berhubungan."
Kasian, Separuh Gadis Wajah Ini Mati
Keceriaan Christine Honeycutt terpancar setiap kali berkunjung ke dokter. Di balik keceriaannya, siapa sangka gadis 11 tahun itu mengidap sebuah gangguan kesehatan sangat langka.Gadis asal China Grove, North Carolina, ini mengidap sindroma Parry-Romberg. Penyakit langka ini ditandai dengan gangguan sistem kekebalan yang menyerang balik tubuh penderitanya.
Penyakit ini mulai terdeteksi saat Christine berumur lima tahun. Diawali dengan munculnya tanda berwarna abu-abu di batas dahi dan leher, serta memar di area leher. Lewat beberapa kali pemeriksaan medis, dokter menyatakan kemunculan tanda itu tak membahayakan.
Namun, sebuah kejang hebat membuat naluri ibunda Christine, Vicki Honeycutt, bekerja. Sang bunda curiga ada penyakit misterius yang menyerang putrinya. Setelah menjalani pemindaian MRI, terlihat penyusutan di wajah bagian kiri. Sakit itu menggerogoti jaringan subkutan antara tulang, otot dan kulit.
Kulit akan kehilangan elastisitas dan kekencangan akibat sistem imunitas yang menyerang balik. Ini membuat tulang tak dapat tumbuh secara normal. Seiring waktu, satu sisi wajahnya akan menjadi lebih kecil, dan berubah menyerupai kerangka. Tubuh bagian kirinya pun tidak akan berkembang dan mengecil.
Dokter sempat memberitahu bahwa belum ada obat penyakit ini. Karenanya, Christine harus menunggu hingga penyakit mencapai puncak kerusakan sebelum dokter bedah mencoba memperbaiki struktur wajahnya. "Saya merasa ngeri, dan berpikir apakah nantinya anak saya akan terlihat sangat menyeramkan," katanya.
"Saya tak dapat membayangkan apa yang akan terjadi padanya, bagaimana pergaulannya nanti. Saya berpikir semua hal buruk tidak akan terjadi jika wajahnya dapat dipertahankan," ujarnya seperti dikutip Daily Mail.
Naluri keibuan membuat Vicki terus mencari kesembuhan bagi putrinya. Ia tak menyerah dan diam melihat separuh wajah putrinya hancur. Semangat inilah yang mempertemukannya dengan dokter bedah perintis, Dr John Siebert.
Di tangan Siebert, Christine menjalani operasi mengganti jaringan mati dan akan menjalani tiga kali pembedahan untuk menghaluskan rahangnya. Dampak penyakit memang berlangsung terus menerus, namun Siebert menyatakan operasi dapat mengontrol dampak kerusakan.
Penyakit langka ini diperkirakan hanya menimpa 700 pasien di seluruh dunia. Penyakit otoimun progresif kebanyakan mempengaruhi anak perempuan usia antara lima hingga 15 tahun, tapi bisa juga terjadi pada orang dewasa.
Dari pengalamannya, Vicki Honeycutt berharap untuk membantu orang lain yang mengalami kondisi langka dan memulai sebuah organisasi nirlaba Christine Champion's for Hope. "Anak ini sangat luar biasa. Kami ingin membantu anak-anak lainnya."
Kasian, Separuh Gadis Wajah Ini Mati
Keceriaan Christine Honeycutt terpancar setiap kali berkunjung ke dokter. Di balik keceriaannya, siapa sangka gadis 11 tahun itu mengidap sebuah gangguan kesehatan sangat langka.Gadis asal China Grove, North Carolina, ini mengidap sindroma Parry-Romberg. Penyakit langka ini ditandai dengan gangguan sistem kekebalan yang menyerang balik tubuh penderitanya.
Penyakit ini mulai terdeteksi saat Christine berumur lima tahun. Diawali dengan munculnya tanda berwarna abu-abu di batas dahi dan leher, serta memar di area leher. Lewat beberapa kali pemeriksaan medis, dokter menyatakan kemunculan tanda itu tak membahayakan.
Namun, sebuah kejang hebat membuat naluri ibunda Christine, Vicki Honeycutt, bekerja. Sang bunda curiga ada penyakit misterius yang menyerang putrinya. Setelah menjalani pemindaian MRI, terlihat penyusutan di wajah bagian kiri. Sakit itu menggerogoti jaringan subkutan antara tulang, otot dan kulit.
Kulit akan kehilangan elastisitas dan kekencangan akibat sistem imunitas yang menyerang balik. Ini membuat tulang tak dapat tumbuh secara normal. Seiring waktu, satu sisi wajahnya akan menjadi lebih kecil, dan berubah menyerupai kerangka. Tubuh bagian kirinya pun tidak akan berkembang dan mengecil.
Dokter sempat memberitahu bahwa belum ada obat penyakit ini. Karenanya, Christine harus menunggu hingga penyakit mencapai puncak kerusakan sebelum dokter bedah mencoba memperbaiki struktur wajahnya. "Saya merasa ngeri, dan berpikir apakah nantinya anak saya akan terlihat sangat menyeramkan," katanya.
"Saya tak dapat membayangkan apa yang akan terjadi padanya, bagaimana pergaulannya nanti. Saya berpikir semua hal buruk tidak akan terjadi jika wajahnya dapat dipertahankan," ujarnya seperti dikutip Daily Mail.
Naluri keibuan membuat Vicki terus mencari kesembuhan bagi putrinya. Ia tak menyerah dan diam melihat separuh wajah putrinya hancur. Semangat inilah yang mempertemukannya dengan dokter bedah perintis, Dr John Siebert.
Di tangan Siebert, Christine menjalani operasi mengganti jaringan mati dan akan menjalani tiga kali pembedahan untuk menghaluskan rahangnya. Dampak penyakit memang berlangsung terus menerus, namun Siebert menyatakan operasi dapat mengontrol dampak kerusakan.
Penyakit langka ini diperkirakan hanya menimpa 700 pasien di seluruh dunia. Penyakit otoimun progresif kebanyakan mempengaruhi anak perempuan usia antara lima hingga 15 tahun, tapi bisa juga terjadi pada orang dewasa.
Dari pengalamannya, Vicki Honeycutt berharap untuk membantu orang lain yang mengalami kondisi langka dan memulai sebuah organisasi nirlaba Christine Champion's for Hope. "Anak ini sangat luar biasa. Kami ingin membantu anak-anak lainnya."
Senin, 28 Februari 2011
Daftar Film Terbaik Pemenang Piala Oscar 2011 Aktris Aktor Film Terbaik Dunia Peraih Academy Awards 2011
Daftar Film Terbaik Pemenang Piala Oscar 2011 Aktris Aktor Film Terbaik Dunia Peraih Academy Awards 2011 - Minggu (27/2/2011) di Kodak Theatre di Los Angeles baru saja di gelar Acara Academy Awards ke-83 2011 atau Piala Oscar 2011 .Siapa saja pemenang di ajang Academy Award 2011?
Daftar pemenang Piala Oscar Tahun 2011/Academy Awards ke-83 2011 :
Film Terbaik - The King's Speech
Aktor Terbaik -
Daftar pemenang Piala Oscar Tahun 2011/Academy Awards ke-83 2011 :
Film Terbaik - The King's Speech
Aktor Terbaik -
