Selasa, 05 Agustus 2008

Jangan nekat bugil didepan kamera !

Maksud hati hendak menimba ilmu bersama mbah google tentang Alexa .Ehhh.. nggak taunya nemuin judul yang cukup menyentil, "Jangan Bugil depan kamera" .Ada apa gerangan ? Rupanya yang dimaksud adalah sebuah gerakan perlawanan yang muncul atas ramainya penyebaran pornografi. Yang dimana wujud pornografi itu sendiri dapat berupa video porno ( video porno 3gp termasuk pastinya ), dan gambar-gambar porno. Sederhananya, gerakan ini bertujuan agar jangan kita-kita jangan coba-coba untuk melakukan perbuatan porno didepan kamera apalagi nekat merekamnya, karena bisa memberikan efek yang besar bagi diri si "artis" itu sendiri dan juga lingkungannya.

Mungkin pada awalnya iseng-iseng atau memang cuman untuk koleksi pribadi, tetap saja dapat berakibat fatal. Dengan kecanggihan teknologi saat ini, orang dapat dengan mudah mereka merekam aksi mesumnya dengan kamera handphone atau video kamera. Akan lebih fatal lagi bila file pribadi  tersebut tersebar kepenjuru dunia (lewat internet tercinta dan minta bantu dicarikan mbah google), akhirnya akan memberikan feedback yang buruk ke diri mereka sendiri. Malu (kalo masih ada urat malu) ! Dan dikucilkan dari lingkungan (kecuali emang lingkungannya berisi PSK semua, hehe).
 
Gerakan "Jangan Bugil Depan Kamera" yang semula hanya berupa kampanye penyadaran serta ajakan moral untuk tidak memperbesar angka fenomena 'Bugil Depan Kamera' di Indonesia —yang konkritnya ditandai dengan menempelkan logo kampanye di website/blog serta janji untuk 'tidak bugil di depan kamera', semakin menemukan bentuk tindaklanjutnya.
Kami dengan dukungan berbagai pihak, terutama media dan kalangan aktivis anti-pornografi, berupaya untuk tidak berhenti dan terus mengembangkan pendekatan-pendekatan kreatif dan ramah dalam merawat problematika 'Bugil Depan Kamera' dan pornografi Indonesia pada umumnya.

Om / tante, jangan serius-serius donk bacanya :p .Saya bukan pakar pornomatika koq, saya cuma orang awam yang menulis apa adanya.

Fenomena yang sering terjadi belakangan ini adalah eksploitasi terhadap perempuan, penyebaran video dan gambar porno amatir, curi-curi rekam dan curi-curi moto hehe. Bahkan artis-artis cantik dan sexy dari indonesia ada yang pernah kebakaran jenggot gara-gara foto-fotonya di manipulasi orang iseng, muncul video porno yang di duga mirip si artis, atau foto-foto dan video pribadi nya tersebar luas di dunia maya (tercinta).  Sederet artis pernah merasakannya, seperti Sandra Dewi Agnes Monica, Rianti Carthwright,  Rahma Azhari, dan Luna Maya.
Hmmm.. apa jadinya ya kalo Miyabi yang laris manis di Indonesia dihadapkan pada Gerakan Jangan Bugil didepan kamera ?

Jangan nekat bugil didepan kamera !

Maksud hati hendak menimba ilmu bersama mbah google tentang Alexa .Ehhh.. nggak taunya nemuin judul yang cukup menyentil, "Jangan Bugil depan kamera" .Ada apa gerangan ? Rupanya yang dimaksud adalah sebuah gerakan perlawanan yang muncul atas ramainya penyebaran pornografi. Yang dimana wujud pornografi itu sendiri dapat berupa video porno ( video porno 3gp termasuk pastinya ), dan gambar-gambar porno. Sederhananya, gerakan ini bertujuan agar jangan kita-kita jangan coba-coba untuk melakukan perbuatan porno didepan kamera apalagi nekat merekamnya, karena bisa memberikan efek yang besar bagi diri si "artis" itu sendiri dan juga lingkungannya.

Mungkin pada awalnya iseng-iseng atau memang cuman untuk koleksi pribadi, tetap saja dapat berakibat fatal. Dengan kecanggihan teknologi saat ini, orang dapat dengan mudah mereka merekam aksi mesumnya dengan kamera handphone atau video kamera. Akan lebih fatal lagi bila file pribadi  tersebut tersebar kepenjuru dunia (lewat internet tercinta dan minta bantu dicarikan mbah google), akhirnya akan memberikan feedback yang buruk ke diri mereka sendiri. Malu (kalo masih ada urat malu) ! Dan dikucilkan dari lingkungan (kecuali emang lingkungannya berisi PSK semua, hehe).
 
Gerakan "Jangan Bugil Depan Kamera" yang semula hanya berupa kampanye penyadaran serta ajakan moral untuk tidak memperbesar angka fenomena 'Bugil Depan Kamera' di Indonesia —yang konkritnya ditandai dengan menempelkan logo kampanye di website/blog serta janji untuk 'tidak bugil di depan kamera', semakin menemukan bentuk tindaklanjutnya.
Kami dengan dukungan berbagai pihak, terutama media dan kalangan aktivis anti-pornografi, berupaya untuk tidak berhenti dan terus mengembangkan pendekatan-pendekatan kreatif dan ramah dalam merawat problematika 'Bugil Depan Kamera' dan pornografi Indonesia pada umumnya.

Om / tante, jangan serius-serius donk bacanya :p .Saya bukan pakar pornomatika koq, saya cuma orang awam yang menulis apa adanya.

Fenomena yang sering terjadi belakangan ini adalah eksploitasi terhadap perempuan, penyebaran video dan gambar porno amatir, curi-curi rekam dan curi-curi moto hehe. Bahkan artis-artis cantik dan sexy dari indonesia ada yang pernah kebakaran jenggot gara-gara foto-fotonya di manipulasi orang iseng, muncul video porno yang di duga mirip si artis, atau foto-foto dan video pribadi nya tersebar luas di dunia maya (tercinta).  Sederet artis pernah merasakannya, seperti Sandra Dewi Agnes Monica, Rianti Carthwright,  Rahma Azhari, dan Luna Maya.
Hmmm.. apa jadinya ya kalo Miyabi yang laris manis di Indonesia dihadapkan pada Gerakan Jangan Bugil didepan kamera ?

Sabtu, 02 Agustus 2008

Foto Glenn Fredly di Jarum Black Surabaya

Akhirnya aku bisa nonton Glenn Fredly on stage lagi, di acaranya Jarum Black. Sebelumnya aku sempet nonton Glenn manggung di Intimate Concert - PTC, disana puas bisa foto-foto sampe jungkir balik (itu kata kiasan, hehe nggak jungkir balik beneran). Beda dengan tadi malem, berhubung acaranya outdoor, jadinya jarak panggung dan penonton jauh (dikasih pagar pembatas). Emang tuh malem rada nggak niat foto-foto lagi, secara lagi bersama sang kekasih dan dikelilingi crowd yang bejibun banyaknya. Jadi bingung antara mau moto, atau menikmati lagunya Glenn. Akhirnya memutuskan moto sekedarnya saja.

 
 

 Acara "Glenn Fredly : Jarum Black" dilaksanakan di parkir timur Plaza Surabaya. Kalo berdasarkan poster adv nya, acara dimulai jam 18.00, ternyata baru mulai sekitar jam 19.00. Tiket masuk cukup dengan menunjukkan sebungkus rokok Jarum Black (masih segel). Kalo nggak punya, bisa dibeli on the spot. Dugaan awalku, line up pengisi acara paling cuma 1 band opening act, trus si Glenn Fredly naik panggung. Aku mikir gitu gara-gara di banner-bannernya  sama sekali nggak nunjukkin band-band pendukung acara lainnya. Nyatanya.. jauh dari perkiraan ! Glenn Fredly baru naik panggung jam 10 malem. Sebelumnya di isi oleh empat band, termasuk band pendatang baru bernama Rasio. Yang basisnya merupakan adik dari Didi Riyadi.

Tiap pergantian band diisi dengan acara quiz/lomba, hal itu membuat waktu terasa semakin panjaaaaaang. Rupanya penonton banyak yang sudah dilanda rasa bosan, dan lelah. Terbukti dengan banyak yang memutuskan untuk duduk, dan tidak bersemangat untuk menikmati band-band pengisi acara. Hehe..penonton baru mau tepuk tangan kalo band-band itu sudah mau mengakhiri "jatah" manggungnya.
Tapi ada satu band yang bener-bener bisa menghibur, aku nggak terlalu denger nama bandnya sih. Cuman judul-judul lagu yang dibawakannya bener-bener menggelitik, misalnya "lubang buaya" dan "telenovela". Genre musik yang dibawakannya bisa kubilang mirip The Changcuters.

Overall, untuk performance-nya Glenn Fredly sangat memuaskan ! (Pastinyaaa) ^_^

Foto Glenn Fredly di Jarum Black Surabaya

Akhirnya aku bisa nonton Glenn Fredly on stage lagi, di acaranya Jarum Black. Sebelumnya aku sempet nonton Glenn manggung di Intimate Concert - PTC, disana puas bisa foto-foto sampe jungkir balik (itu kata kiasan, hehe nggak jungkir balik beneran). Beda dengan tadi malem, berhubung acaranya outdoor, jadinya jarak panggung dan penonton jauh (dikasih pagar pembatas). Emang tuh malem rada nggak niat foto-foto lagi, secara lagi bersama sang kekasih dan dikelilingi crowd yang bejibun banyaknya. Jadi bingung antara mau moto, atau menikmati lagunya Glenn. Akhirnya memutuskan moto sekedarnya saja.

 
 

 Acara "Glenn Fredly : Jarum Black" dilaksanakan di parkir timur Plaza Surabaya. Kalo berdasarkan poster adv nya, acara dimulai jam 18.00, ternyata baru mulai sekitar jam 19.00. Tiket masuk cukup dengan menunjukkan sebungkus rokok Jarum Black (masih segel). Kalo nggak punya, bisa dibeli on the spot. Dugaan awalku, line up pengisi acara paling cuma 1 band opening act, trus si Glenn Fredly naik panggung. Aku mikir gitu gara-gara di banner-bannernya  sama sekali nggak nunjukkin band-band pendukung acara lainnya. Nyatanya.. jauh dari perkiraan ! Glenn Fredly baru naik panggung jam 10 malem. Sebelumnya di isi oleh empat band, termasuk band pendatang baru bernama Rasio. Yang basisnya merupakan adik dari Didi Riyadi.

Tiap pergantian band diisi dengan acara quiz/lomba, hal itu membuat waktu terasa semakin panjaaaaaang. Rupanya penonton banyak yang sudah dilanda rasa bosan, dan lelah. Terbukti dengan banyak yang memutuskan untuk duduk, dan tidak bersemangat untuk menikmati band-band pengisi acara. Hehe..penonton baru mau tepuk tangan kalo band-band itu sudah mau mengakhiri "jatah" manggungnya.
Tapi ada satu band yang bener-bener bisa menghibur, aku nggak terlalu denger nama bandnya sih. Cuman judul-judul lagu yang dibawakannya bener-bener menggelitik, misalnya "lubang buaya" dan "telenovela". Genre musik yang dibawakannya bisa kubilang mirip The Changcuters.

Overall, untuk performance-nya Glenn Fredly sangat memuaskan ! (Pastinyaaa) ^_^